You are currently browsing the monthly archive for Juli 2008.

Setelah Kita menginstall dan menjalankan web server apache sekarang kita coba untuk mengkonfigurasinya. Guna berjalan dengan baik dan sesuai yang kita kehendaki.

Pertama kita masuk ke root ketik

$su [enter- dan ketikan password root anda ]

setelah masuk root kita buka file httpd.conf

#vi /etc/httpd/conf/httpd.conf [ini di fedora]

dalam file ini kita dapat menkonfigurasi Apache sesuai dengan kebutuhan anda :

- pertama kita konfigurasi server root dimana konfigurasi utama file apache di letakan. misal

ServerRoot “/etc/httpd”

- menggantikan nama Domain

ServerName kiran-joyo.net || atau dengan nomor || ip 192.168.10.999

- Menggantikan nama server admin yang berfungsi untuk memberitahukan kepada email anda ketika ada kesalahan.

ServerAdmin alamat@email.anda

- PidFile untuk merekam nomor identitas proses PID pada server

Pidfile “/var/run/httpd.pid”

- Error Log untuk meletakan file eror loh pada server

ErrorLog “logs/error_log”

- DocumentRoot berfungsi untuk meletakan file html (atau lainnya) di letakan

DocumentRoot “/var/www/html”

- TimeOut waktu jeda sebelum server mengeluarkan pesan error

TimeOut 300

- KeepAlive Untuk menyatakan apakah server mengijinkan dalam satu permintaan dalam satu koneksi.

KeepAlive On

- MaxKeepAliveRequests untuk mengijinkan berapa koneksi dalam satu waktu

MaxKeepAliveRequests 3

- KeepAliveTimeOut Untuk menunggu permintaan berikutnya (dalam detik)

KeepAliveTimeOut 10

Dan masih banyak lagi lainya ;

hanya saja saya sedikit lupa dan kurang jelas mengenai konfigurasi itu sendiri.

Terima kasih………..